KESENIAN BÉNJANG DARI UJUNGBERUNG

ECOMUSEUM : "KESENIAN BÉNJANG DARI UJUNGBERUNG"


A. LOKASI DAN POTENSI DAERAH

Lokasi yang dapat dijadikan ecomuseum ini berada di daerah Kecamatan Ujungberung kota Bandung, Jawa Barat. Kecamatan Ujungberung, dengan luas wilayah 6,612 kilometer persegi, terdiri dari lima kelurahan, yaitu Pasanggrahan, Pasirjati, Pasirwangi, Cigending, dan Pasirendah.

Secara topografis, wilayah Kecamatan Ujungberung berada diketinggian 700-800 meter di atas permukaan air laut. Salah satu ikon kecamatan ini dikawasan timur Kota Bandung adalah alun-alun Ujungberung yang revitalisasinya diresmikan pada 14 Juni 2015. 


B. KONSEP ECOMUSEUM

— Daya Tarik Daerah

Seni benjang merupakan kesenian Sunda yang berada di daerah Ujungberung, Kota Bandung, dan sekitarnya. Benjang bisa disebut juga seni yang lengkap, disebut lengkap karena ada unsur tari, musik dan atraksi. Ada dua jenis benjang, yakni benjang gulat dan benjang helaran. Benjang gulat merupakan olahraga tradisional, sedangkan benjang helaran berupa arak-arakan yang didalamnya terdapat bangbarongan, kuda lumping, atau jampana. Tidak ada informasi kapan seni benjang lahir. Seni benjang mulai dikenal secara luas pada tahun 1920-an.

Untuk menyaksikan benjang, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah membangun destinasi budaya Pasir Kunci di kawasan Ujungberung, Kota Bandung. Kampung Wisata Pasir Kunci ini berada di daerah perbatasan antara Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Lokasinya tepat berada di kawasan kaki Gunung Manglayang. Bagi wisatawan yang berkunjung ke lokasi ini bisa menikmati pemandangan Kota Bandung dari ketinggian. Di objek wisata ini pun terdapat amphiteater yang khusus untuk menggelar kesenian tradisional seperti benjang dan lainnya.

— Potensi

Dalam perjalanannya, benjang mengalami banyak modifikasi. Benjang tak semata permainan dan bela diri. Awal mula seni benjang lahir dari seni bela diri tradisional Indonesia. Ketika masa penjajahan Hindia Belanda, ilmu bela diri dilarang. Karenanya bela diri benjang berkembang secara tertutup dan berkedok sebagai kesenian dan olahraga lewat jalur agama. Akhirnya seni benjang banyak berkembang di pesantren.

Pada seni bela diri benjang banyak terdapat gerakan yang menyerupai bela diri pencak silat. Kemudian dilanjutkan dengan atraksi benjang yaitu bertarung yang mirip dengan gulat atau bisa disebut dengan gulat tradisional. Atraksi gulat tradisional ini juga diiringi dengan rebana dan lagu yang dibawakan oleh sinden benjang. Selain gulat, pada kesenian benjang juga terdapat kuda lumping dan jampana.

— Fasilitas, sarana, dan prasarana pendukung

Pegiat seni benjang menambahkan musik pada pertunjukan benjang. Musik ini disebut waditra, dan memainkan terebang (rebana), kendang (gendang), bedug, tarompet (terompet) dan kecrek. Musik ini menambah semarak benjang, lagu yang biasa dimainkan diantaranya lagu khas Sunda “Kembang Bereum”, “Sorong Dayung” dan “Renggong Gancang”, juga lagu pop Sunda, seperti lagu “Mobil Butut”, “Talak Tilu”, dan “Kuda Sumedang”. Saat ini juga ada bangbarongan (topeng benjang) yang juga menjadi penghibur masyarakat.

Benjang dinilai bisa menjadi media untuk mendekatkan diri dengan Sang Pencipta. Sebelum pertunjukan dimulai, pemain benjang selalu melakukan upacara baca doa untuk memohon keselamatan tanpa ada gangguan selama pertunjukan. Selain sebagai seni bela diri, benjang juga termasuk dalam seni pertunjukkan rakyat.

Kemudian ada unsur hiburan yang hadir dalam seni benjang. Kesenian benjang perlu dipertontonkan di tempat yang luas dan biasanya dilakukan diluar ruangan. Kesenian benjang bisa juga dilakukan di dalam ruangan tetapi ruangan tersebut harus sangat luas dan memiliki fasilitas yang memadai agar penonton juga bisa menikmati kesenian benjang ini. Biasanya, kesenian benjang juga turut disajikan pada acara-acara besar seperti acara kemerdekaan, festival-festival dan pada acara pernikahan juga sebagai penghibur bagi masyarakat setempat.


C. SIMPULAN DAN REKOMENDASI

Benjang merupakan kesenian Sunda yang berada di daerah Ujungberung, Kota Bandung, dan sekitarnya. Benjang bisa disebut seni yang lengkap karena unsur tari, musik dan atraksi. 

Kesenian benjang sangat cocok dijadikan ecomuseum karena tidak hanya masyarakat daerah Ujungberung saja yang bisa menyaksikan atraksi kesenian benjang, masyarakat luar daerah Ujungberung juga bisa menikmati kesenian benjang ini. 


D. Dokumentasi

Sumber: (m.ayobandung.com)

Sumber: (pikiranrakyat.com)

Sumber: (pikiranrakyat.com)

Komentar